Maher Zain  

Diposting oleh rizqiasyiqmaulana/XI-IPS 2/23

Maher Zain (bahasa Arab: ماهر زين – lahir 16 Maret 1981; umur 30 tahun) adalah penyanyi R&B Swedia, penulis lagu dan produser musik asal Lebanon. Dia juga tinggal untuk sementara di Amerika Serikat. Album debutnya Thank You Allah, dengan 13 lagu dan dua lagu bonus dirilis pada 1 November 2009, dengan Versi Perkusi eksklusif dan Versi Perancis dirilis tak lama kemudian. Dia bernyanyi terutama dalam bahasa Inggris, namun juga, antara lain, dalam bahasa Perancis, Arab, Urdu, Turki, Melayu, dan Indonesia . Lagu yang berkesan menurutnya adalah lagu dengan judul Thank you Allah. Karena lagu tersebut diakui mewakili perjalanan hidupnya. From wrong to the right way.

Keluarganya pindah ke Swedia ketika Maher masih umur delapan tahun, disana ia melanjutkan pendidikannya. Maher mendapat keyboard pertama ketika ia berusia sepuluh tahun. Ia kemudian masuk Universitas dan mendapat gelar sarjana dalam Aeronautical Engineering. Selama masa remajanya, ia senang menghabiskan larut malam di sekolah dengan teman-temannya di mana mereka akan bernyanyi, rap, menulis dan bereksperimen dengan musik.

Tahun 2008 : Keterlibatan dengan RedOne

Setelah terlibat untuk sementara waktu di kancah musik sebagai produser musik, Maher diperkenalkan ke RedOne, produser musik Swedia Asal Maroko di Swedia. Maher mulai bekerja dengan RedOne pada beberapa proyek-proyek yang terakhir. Kemudian, ia pindah ke New York di mana ia mengambil bagian dalam memproduksi Kat DeLuna pada album debutnya termasuk hits "mengeluh" dan "menjalankan pertunjukan". Ia kemudian kembali untuk sementara ke Swedia di mana dia punya rohani 'kebangkitan'.

Tahun 2009-2010 : Puncak kesuksessan dan Thank You Allah


Pada Januari 2009, Maher Zain mendaftar dan mulai bekerja pada album dengan Awakening Records. Album ini memuncak di nomor 2 di Amazon Album dunia grafik. Melalui album ini, ia memperoleh 8 kali platinum pada Malaysia dengan penjualan 120.000 unit. Setelah merilis album ini, dia merilis beberapa versi lain dari album, yang versi perkusi pada 2009 dan Platinum Edition pada 2011.

Lebaran Hari Keempat  

Diposting oleh rizqiasyiqmaulana/XI-IPS 2/23

Di hari keempat lebaran ini tidak begitu ada orang yang berkunjung ke rumah, hanya satu keluarga yang kemarin berkunjung ke rumah, pagi-pagi sudah beres-beres untuk pamitan pulang ke kediri. Sedangkan satu keluarga yang lain masih dirumah karena akan bersilatuhrahmi ke sanak saudara yang belum kami kunjungi bersama keluarga saya.

Killing Me Inside  

Diposting oleh rizqiasyiqmaulana/XI-IPS 2/23

Killing Me Inside (juga dikenal sebagai Killms) merupakan sebuah grup musik asal Jakarta yang dibentuk pada tahun 2005. Saat ini mereka beranggotakan 3 orang yaitu vokalis Onadio Leonardo, gitaris Josaphat Klemens, dan drummer Davi Frisya, dibantu oleh bassist Agung Anak Gde. Sejak terbentuk, mereka telah mengeluarkan 2 album yaitu A Fresh Start For Something New dan Self-Titled.

Sejarah:
2005: Formasi

Killing Me Inside mulai dibentuk pada Juni 2005 oleh Josaphat (Gitar), Onad (Bass), Rendy (Drums) dan Raka (Guitar)[1]. Setelah beberapa saat mencari vokalis, akhirnya bergabunglah Sansan pada Desember 2005. Setelah melalui pengalaman manggung di kafe-kafe dan acara-acara lokal, mereka merilis 3 buah lagu sebagai demo mereka. Lagu-lagu demo tersebut adalah A Letter Of Memories, Suicide Phenomena, dan The Tormented yang nantinya direkam ulang pada debut album mereka, A Fresh Start For Something New.

2008: A Fresh Start For Something New

Pada tahun 2008, Killing Me Inside berencana untuk merilis sebuah album. Namun ditengah perjalanan, Raka keluar dari band pada Mei 2008. Raka mengumumkan kepergiannya melalui situs MySpace mereka:
“ Dear friends of Killing Me Inside..."

Pertama-tama saya ingin ngucapin makasih banyak sama kalian semua yang udah ngesupport kita. Saya (Raka) mewakili pihak Killing Me Inside, merasa beruntung banget bisa ngebangun dan memajukan band impian saya sampe kayak gini. Ini semua tentunya juga karena hasil kerja keras kita dan dukungan dari kalian semua. Tapi, saya pada kali ini mau ngejelasin kalo saya harus mengundurkan diri dari band ini karena adanya bentrok antara 2 band yaitu Killing Me Inside dan Vierra. Kedua band ini akan menjalankan kontrak dimana suatu pihak tidak membolehkan playernya untuk mempunyai lebih dari 1 band. Saat ini gue berada di posisi yang bagi saya hasil akhirnya sama sekali bukan apa yang saya inginkan, dimana saya diharuskan untuk memilih Vierra yang disebabkan oleh "suatu faktor keluarga" yang sama sekali gak bisa saya tolak. Dan pada hari ini (18-05-2008) saya resmi mengundurkan diri dari Killing Me Inside. Makasih banget buat kalian semua yang sudah support kita, dan buat Killing Me Inside : "maaf banget banget, kalian semua tau ini sama sekali bukan kemauanku". Makasih banyak, sukses buat kalian, saya bangga bisa main band sama kalian semua…dan please ingat kata-kataku "saya hanya putus hubungan kerja sama kalian semua, bukan hubungan sebagai teman".

Sekali lagi makasih, kalian semua sudah ngertiin posisiku, dan saya pun juga menerima keputusan kalian semua yang tadi, thanks.

Raka Cyril Damar, itu pesan terakhir Raka sebelum mengundurkan diri dari Killing Me Inside.


Lebaran Hari Ketiga  

Diposting oleh rizqiasyiqmaulana/XI-IPS 2/23

Di hari ketiga lebaran ini, dirumah saya kedatangan keluarga dari Kediri yang bersilatuhrahmi ke rumah saya. Ada dua kepala keluarga yang datang kerumah saya. Mereka setelah lama bercengkrama dan bermaafan beristirahat di kamar yang telah disiapkan. Rencananya mereka akan menginap dirumah saya selama satu hari satu malam dan keesokkan harinya akan berpamitan untuk pulang ke rumah masing-masing di Kediri.

Gigi  

Diposting oleh rizqiasyiqmaulana/XI-IPS 2/23

Grup band GIGI dibentuk di Bandung, Jawa Barat, 22 Maret 1994. Grup yang mengusung jenis musik pop dan rock ini semula digawangi oleh Armand Maulana, Aria Baron, Thomas Ramdhan, Ronald Fristianto, dan Dewa Budjana.

Dalam perjalanan berkiprah di belantika musik pop Indonesia, GIGI telah mengalami pergantian personil beberapa kali. Formasi GIGI saat ini terdiri atas, Armand Maulana, Dewa Budjana, Thomas Ramdhan, dan Gusti Hendy.

Album perdana GIGI berjudul ANGAN (1994), namun sayang karena promosi yang kurang mendukung, album pertama kurang mendapat sambutan pasar. Menyusul album kedua, DUNIA (1995), mendapat sambutan bagus dari penggemarnya. Dengan lagu andalan Janji, album tersebut terjual hingga 400.000 copi.

Akibat munculnya perbedaan dan konflik, pada September 1995, Baron secara resmi keluar dari GIGI, kemudian disusul Thomas dan Ronald pada November 1996. GIGI yang hanya memiliki dua personel, akhirnya merekrut Opet Alatas (bassis) dan Budhy Haryono (drumer).

GIGI mengeluarkan album berikutnya 3/4 (1996). Menyusul album 2x2 (1997) dengan menggandeng Billy Sheehan (Mr. Big) dengan menyumbangkan permainan bassnya pada lagu Cry Baby. GIGI juga mengajak Indra Lesmana dengan berkomposisi dalam lagu Tractor.


Lebaran Hari Kedua  

Diposting oleh rizqiasyiqmaulana/XI-IPS 2/23

Hari kedua lebaran sangat cepat dan capek banget. Saya bersama keluarga akan bersilatuhrahmi ke Kandangan dan Kediri ke tempat nenek dan teman kerja orang tua saya saat berada di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah yang lalu. Di tengah perjalanan di mobil saya merasa pening kepala dan akhirnya saya buat tidur saja. Saat saya bangun tiba-tiba sudah dekat dengan rumah nenek saya. Saya bersama keluargapun bergegas masuk rumah nenek. Di rumah nenek saya langsung minta maaf lahir dan batin dan di lanjutkan anggota keluarga yang lain. Setelah itu saya menikmati gado-gado buatan nenek saya yang enak dan lumayan mengganjel perut saya. Setelah makan bersama dilanjutkan sholat dhuhur dan bercengkrama dengan anggota keluarga yang lainnya. Sekitar pukul 14.00 saya dan keluarga pamitan pulang untuk melanjutkan silatuhrahmi ke rumah teman orang tua saya.

Setelah menempuh pejalanan kurang lebih satu jam, tibalah di rumah teman orang tua saya. Sama seperti para tamu-tamu biasanya disana saya dan keluarga bersalaman untuk mohon maaf lahir dan batin sesambil menikmati jajanan yang terpampang di meja tamu. Sambil makan jajanan sesekali saya mendengarkan pembicaraan teman orang tua saya dan orang tua saya mengenai masa lalu saat bekerja di Pangkalan Bun. Setelah cukup lama bercengkrama, pukul 16.00 saya bersama keluarga bergegas pulang dan melanjutkan ke rumah teman orang tua saya yang selanjutnya.

Last Child  

Diposting oleh rizqiasyiqmaulana/XI-IPS 2/23

Last Child terbentuk pada awal tahun 2006, yang beranggotakan Virgoun (vokal/gitar), Dhimaz (bass) dan Ary Ceper (drum) yang membikin pasar musik Indonesia makin berisik lewat gempuran punk/pop rock yang mereka usung.

"Punk adalah inti musik kami. Dulu kami rajin memainkan old school punk seperti Blink 182, MXPX dan Greenday. Seiring berjalannya waktu, referensi musik kami semakin bertambah. Kami juga tak segan memasukkan unsur synthesizer di beberapa lagu. Itu yang membuat musik yang kami mainkan lebih berwarna," ujar Virgoun.


Kemunculan album perdana Last Child berjudul Grow Up di bawah label Crazy Monkey menjadi awal bagus bagi band asal Utan Kayu ini. Tambahan album kedua Everythink We Are Everythink makin mempertegas kalau Last Child tak setengah-setengah memainkan punk/pop rock. Lagu-lagu Last Child-pun meledak seperti Diary Depresiku dan Pedih.
 
Setelah sukses dengan Diary Depresiku dan Pedih, mereka kembali meluncurkan single terbarunya yaitu Percayalah. Pada bulan oktober nanti, kabarnya mereka akan meluncurkan Album baru lagi. Jadi, buat Last Friends siap bernyanyi bersama Last Child lagi.